Seri Faedah Bulugh al Maram – Kitab as Shiyam (15)

0
34

Halaqah ke-15

#Bulughul_Maram

#Kitab_Puasa

Hukum puasa orang yang makan atau minum karena lupa

Hadits nomor 669

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu ia berkata Rasulullah ﷺ bersabda

مَنْ نَسِيَ وَهُوَ صَائِمٌ، فَأَكَلَ أوْ شَرِبَ، فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ؛ فَإِنَّمَا أَطْعَمَهُ اللهُ وَسَقَاهُ”. مُتَّفَقٌ عليْهِ.

“Barangsiapa makan atau minum sedang ia lupa bahwa ia puasa, maka hendaklah ia teruskan puasanya. Sesungguhnya Allah ﷻ lah yang telah memberinya makan dan minum.” Muttafaqun ‘alaihi

وللحاكم: “مَنْ أفْطَرَ فِي رَمَضَانَ نَاسِيًا، فَلاَ قَضَاءَ عَلَيهِ، وَلاَ كفَّارَةً”. وَهُوَ صَحِيحٌ

Al-Hakim meriwayatkannya dengan lafadz “Barangsiapa yang berbuka pada bulan ramadhan karena lupa, maka tidak ada qadha dan kafarat atasnya.” Hadits ini shahih.

Derajat hadits :

Hadits pertama diriwayatkan oleh Al-Bukhari (1933) dan Muslim (1155) dari jalan Hisyam, dari Ibnu Sirin, dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu.

Hadits kedua diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah (1990) dan Ibnu Hibban (8/287-288) dan Al-Hakim (1/430) dari jalan Muhammad bin Marzuq, dari Muhammad bin Abdullah Al-Anshari, dari Muhammad bin Amr, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu. Sanad hadits ini hasan. Ibnu Hajar Rahimahullah menukilnya karena maknanya lebih umum dari hadits sebelumnya, yaitu mencakup semua jenis pembatal puasa baik itu makan, minum, jima’ dll.

Penjelasan hadits :

1. Dalil bahwa orang yang makan atau minum karena lupa puasanya tetap sah, tidak ada dosa baginya karena ia tidak sengaja.

2. Orang yang makan atau minum karena lupa saat puasa adalah rezeki yang Allah ﷻ berikan padanya.

3. Tidak ada qadha dan kafarat dibebankan atas orang yang lupa. Ini adalah kesepakatan para ulama.

4. Ulama menqiyaskan ke semua jenis pembatal puasa dan bukan cuma makan dan minum sebagaimana riwayat Al-Hakim.

5. Rahmat Allah ﷻ atas orang yang lupa sebagai keringanan bagi mereka. Sebagaimana firmanNya

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا

(Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah.” (Al-Baqarah : 286)

6. Tetap menegur atau mengingatkan jika melihat orang yang makan atau minum walaupun ia lupa.

✒️ Abul Qasim Ayyub Soebandi
(Mahasiswa Fakultas Hadits, Islamic University of Madinah, Saudi Arabia)
_________________
Silahkan baca halaqah sebelumnya di sini :

Home

Mau dapatkan pesan seperti ini?
Add Ayyub Soebandi di Facebook atau Inbox nama dan daerah asal ke +966501548236 di WhatsApp

Sebarkan…!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here