Seri Faedah Bulugh al Maram – Kitab Haji (45)

Halaqah ke-45

#Bulughul_Maram 

#Kitab_Haji

#Bab_ihram_dan_hal_hal_yang_berkaitan_dengannya

A. Apa yang tidak boleh dipakai oleh orang yang ihram.

731. Dari Ibnu Umar -radhiyallahu’anhuma- bahwa Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- ditanya tentang kain ihram. Beliau menjawab :

لَا تَلْبَسُوا الْقُمُصَ, وَلَا الْعَمَائِمَ, وَلَا السَّرَاوِيلَاتِ, وَلَا الْبَرَانِسَ, وَلَا الْخِفَافَ, إِلَّا أَحَدٌ لَا يَجِدُ النَّعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ الْخُفَّيْنِ وَلْيَقْطَعْهُمَا أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ, وَلَا تَلْبَسُوا شَيْئًا مِنَ الثِّيَابِ مَسَّهُ الزَّعْفَرَانُ، وَلَا الْوَرْسُ

“(Seorang yang berihram) tidak boleh pakai baju, sorban, celana, baju yang tertutup kepala, khuf, kecuali jika seorang tidak mempunyai sendal, maka boleh memakai khuf tetapi bagian sebelah bawah mata kakinya dipotong. Tidak boleh memakai kain yang tersentuh za’faran dan wars (jenis-jenis parfum).” (Muttafaqun ‘alaihi) lafadznya tertera dalam shahih Muslim.

Pelajaran hadits :

1. Dalil bahwa laki-laki yang ihram dilarang memakai 5 pakaian diatas dan sejenisnya yaitu :
– Baju dan macam-macamnya.
– Sorban dan segala yang menutupi kepala seperti songkok dll.
– Celana dan macam-macamnya.
– Baju bertutup kepala.
– Khuf (sejenis sepatu) dan segala yang menutupi mata kaki seperti kaos kaki, sepatu boots dll.

2. Para ulama membahasakan semua pakaian diatas dengan istilah pakaian berjahit, maksudnya adalah berjahit dan membentuk anggota tubuh. Adapun jika dijahit tetapi tidak membentuk anggota tubuh seperti kain ihram maka tidak termasuk.

3. Larangan memakai kain yang bercampur dengan wewangian. Larangan ini berlaku juga bagi wanita.

4. Bolehnya memakai khuf jika tidak mendapat sendal. Adapun syarat memotongnya sehingga tidak menutupi mata kaki adalah hukumnya mansukh (terhapus) karena saat di padang arafah Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- berkhutbah dan memerintahkan memakai khuf jika tidak mendapat sendal tetapi tidak memerintahkan untuk memotongnya. Seandainya harus memotong maka Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- pasti menyampaikannya.

5. Adapun wanita boleh memakai pakaian ihram yang ia inginkan dari jenis pakaian dengan syarat bukan pakaian yang sifatnya berhias dan mengundang pandangan. Juga tidak boleh memakai cadar dan sarung tangan yang tadinya merupakan pakaian khas para wanita.

B. Disunnahkannya memakai wangi-wangian ketika ihram. 

732. Dari Aisyah -radhiyallahu’anha-, ia berkata :

كُنْتُ أُطَيِّبُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – لِإِحْرَامِهِ قَبْلَ أَنْ يُحْرِمَ, وَلِحِلِّهِ قَبْلَ أَنْ يَطُوفَ بِالْبَيْتِ. 

“Aku pernah memakaikan wewangian kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- sebelum beliau memakai pakaian ihram dan ketika hendak bertahallul sebelum tawaf di ka’bah.” (Muttafaqun’alaihi).

Pelajaran hadits :

1. Disunnahkannya memakai wewangian saat ihram, yaitu di badan sebelum memakai kain ihram.

2. Tidak mengapa jika wewangian yang kita pakai di badan menyentuh kain ihram yang terpakai.

3. Disunnahkannya memakai wewangian setelah tahallul pertama sebelum tawaf ifadhah. Bahkan segala ibadah lainnya seperti ke masjid dll.

Wallahu a’lam

✒️ Abul Qasim Ayyub Soebandi
_________________
Baca halaqah sebelumnya di sini :
http://markazassunnah.net

Mau dapatkan pesan seperti ini?
Add Ayyub Soebandi di Facebook atau Inbox nama dan daerah asal ke +966501548236 di WhatsApp
_________________
Mari bergabung di Grup WA Belajar Islam Intensif (BII) dengan materi harian :
1. Penjelasan Kitabul Adab Shahih Al-Bukhari oleh Ustadz Muhammad Yusran Anshar.
2. Penjelasan Kitab Bulughul Maram (Kumpulan Hadits Hukum-hukum) oleh Ustadz Abul Qasim Ayyub Soebandi.
3. Penjelasan Kitab Al-Khulashah Al-Bahiyyah (Sejarah Nabi ﷺ) oleh Ustadz Abu Abdirrazzaq Marzuki Umar.
4. Bimbingan Keluarga Sakinah oleh Ustadz Muhammad Qasim Saguni.
5. Tanya Jawab oleh Ustadz Abu Shofwan Maulana La Eda.

Caranya :
Ketik BII#Nama#L/P#Daerah 
Kirim via WhatsApp ke:
? +628113940090

Sebarkan…!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*